Rokok Sumber Pendapatan Negara Yang Mantap

Rokok Sumber Pendapatan Negara Yang Mantap tentunya, dan berapa nilai perdagangan rokok sedunia dalam setahun? Bisa sampai 464 miliar dolar Amerika Serikat! Luar biasa sekali, hampir setengah cadangan devisa China pada posisi setahun lalu. Wajar juga jika sampai segitu karena perokok sedunia sudah 1,3 miliar orang. Rokok bukan hanya gulungan tembakau yang dibungkus kertas dan dibakar untuk dinikmati, namun rokok ternyata sudah lebih sebagai komoditas industri yang berperan besar dalam perekonomian negara bahkan politik antarnegara.

Rokok Sumber Pendapatan Negara Yang Mantap

Kondisi itu ingin disampaikan penulis buku “Kriminalisasi Berujung Monopoli: Industri Tembakau Indonesia di Tengah Kampanye Regulasi Anti Rokok” terbitan Insist Press, dalam acara bedah buku tersebut di Jakarta, Selasa. Buku ini mencoba menghadirkan konstruksi ekonomi politik dari industri rokok dan tembakau, termasuk di Indonesia yang tidak bisa dipisahkan dari kekuatan global,” kata salah satu penulis buku Syamsul Hadi, pengajar ekonomi politik internasional Universitas Indonesia.
Continue reading

Tiga orang debt collector yang juga karyawan outsourcing Citibank ditahan polisi

Tiga orang debt collector yang juga karyawan outsourcing Citibank ditahan polisi, karena diduga menganiaya nasabah kartu kredit hingga menyebabkan korban tewas. Wakil Ketua Komisi XI DPR Bidang Perbankan, Achsanul Qosasi, menilai Bank Indonesia harus menertibkan dan mengatur tentang debt collector atau perusahaan-perusahaan penagih utang di perbankan. Apalagi masalah utang-piutang seharusnya tidak ditangani pihak ketiga.

Tiga orang debt collector yang juga karyawan outsourcing Citibank ditahan polisiIni harus ditertibkan. Ini harus diatur oleh Bank Indonesia. Kredit macet adalah resiko bank, jangan diserahkan ke pihak lain, kata Achsanul yang im.grandong.com kutip melalui media televisi. Menurut politisi Demokrat ini, Bank Indonesia harus memiliki kriteria ketat untuk mengatur para penagih utang-piutang perbankan. Karena masalah utang-piutang itu terkait wanprestasi. Maka itu, untuk penagihan utang-piutang yang macet jangan dilakukan dengan cara-cara kekerasan.  Utang-piutang itu perdata, jangan dilakukan dengan ancaman, bukannya begitu?

Achsanul menyayangkan, maraknya penggunaan pihak ketiga untuk menangani masalah utang-piutang dalam dunia perbankan. Padahal, kata dia, untuk masalah sepenting ini sebaiknya ditangani langsung bank terkait. Karena utang-piutang itu bukan penipuan. Jadi sebaiknya ditangani langsung, ujar Sekretaris Departemen Perbankan DPP Partai Demokrat ini. Aturan soal debt collector ini, lanjut Achsanul, sekaligus menyehatkan buku perbankan. Bank Indonesia harus turun tangan, menurut im.grandong.com.
Continue reading