Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar

Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar menyatakan pemerintah pernah mengeluarkan opsi membeli kembali atau buyback saham PT Telkomsel dari Singtel Group, Singapura. Menurut Mustafa Abubakar di Jakarta pada hari jum’at bahwa hal tersebut sulit direlisasikan.

Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar

Saat ini, menurut Mustafa, Telkomsel dan Singtel baru melakukan restrukturisasi pengembangan direksi dari lima menjadi delapan kursi. Dalam pertemuan dengan Singtel beberapa waktu lalu, Mustafa mengatakan, tidak membicarakan pelepasan saham.

Demikian juga dengan Indosat yang saat ini sahamnya dikuasai Qatar Telecom. Malah, menurut Mustafa, pemerintah belum ingin membeli kembali sahamnya. “Belum ada rencana itu,” katanya.

Mengenai permintaan Indosat Watch yang menyatakan Indosat tidak dikelola secara profesional, Mustafa mengatakan akan membicarakan dengan Qatar Telecom. Pembahasan ini, nantinya akan dilakukan saat evaluasi kinerja Indosat.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk menyelamatkan Indosat sebagai perusahaan BUMN, Indosat Watch menyarankan pemerintah membeli kembali saham PT Indosat Tbk. Ini sebagai upaya menjaga ketahanan nasional, khususnya di bidang telekomunikasi. Pascadivestasi beberapa tahun lalu, komposisi kepemilikan saham PT Indosat Tbk itu dimiliki Qatar Telecom (67 persen), Pemerintah Indonesia 13 persen, dan sisanya publik. Demikian Info Kita yang berjudul Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>